Tulisan Hati Seorang Ibu yang Bayinya Memilih Surga



Hari ini, tepat tiga minggu setelah aku melahirkan bayiku yang meninggal dunia di dalam kandungan, atau yang biasa disebut dengan IUFD (Intrauterine Fetal Death).

Aku ingat betul bagaimana perasaanku ketika kontrol rutinan kemudian dokter tidak menemukan detak jantungnya, padahal seharusnya anakku sudah berusia enam bulan ketika kontrol kala itu.

Aku ingat sekali bagaimana perasaan sakit tersebut, perasaan sakit yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata maupun tulisan, dan perasaan sakit tersebut menetap di hatiku hinggat saat ini.

Bahkan ketika aku menulis ini, aku berharap ini semua adalah mimpi. Setiap bangun tidur, aku selalu berharap bahwa apa yang sudah aku lalui selama tiga minggu ini hanyalah mimpi, dan anakku masih bersamaku di dalam perut.

Kemudian aku tersadar, bahwa ini semua nyata. Anakku sudah pergi, tidak ada lagi dirinya di dalam tubuhku.

Aku berusaha kuat ketika berbincang dengan orang lain. Tetapi setiap malam.. aku melaluinya dengan penuh air mata. Aku merasa hari-hari yang kulalui sangatlah berat.

Aku merindukan anakku lebih dari apapun.

Andai aku bisa menukar sesuatu yang dapat mengembalikan anakku ke dunia, aku rela memberikannya. 

Namun, ini semua adalah takdir Allah. Dia-lah yang menanamkan rasa cinta ini di hatiku, maka Dia pula yang mampu mengembalikannya ke akhirat.

Semoga kelak di akhirat, aku dapat bertemu dengan anakku. Anak yang belum sempat aku gendong, anak yang belum sempat kuberikan ciuman. Semoga di akhirat nanti, aku dapat memeluknya sepuas hatiku.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berat

Wanita, Perlukah Bekerja?