Suara
Bagian terberat ketika ditinggal pergi oleh seseorang yang kita sayang adalah.. kita harus tetap melanjutkan kehidupan.
Apapun yang terjadi kita tetap harus melangkah, tanpanya.
Mengambil napas, menghirup oksigen, berkedip, melihat lagi dunia tanpanya.
Mendengarkan keramaian dunia tanpa suaranya.
Bagian menyedihkan lainnya adalah, perlahan kita mulai melupakan suaranya.
Alam bawah sadar kita seakan memaksa bahwa kita harus mengingat suaranya, namun nyatanya tak semudah itu otak kita bekerja.
Memori-memori lama seakan tertumpuk dengan adanya kejadian yang baru dan hangat.
Adakalanya kita hanya bisa mengandalkan jepretan foto dan perekam suara.
Maka dari itu, aku akan selalu mengabadikan momen-momen berharga bersama orang-orang yang aku sayang.
Karena aku mempunyai pengalaman menyedihkan.
Perlahan aku mulai melupakan suara Ayahku yang telah tiada.
Karena Ayahku pergi ketika teknologi belum semaju sekarang.
Jadi aku hanya mempunyai fotonya saja, tidak dengan suaranya.
Walau sudah 14 tahun pergi, aku tetap merindukannya.
Aku selalu merindukannya.
Sekuat apapun berusaha, tidak ada orang yang bisa terbiasa dengan kehilangan.
Selamat ulang tahun, Pa.
Aku merindukanmu, sangat sangat merindukanmu.
Komentar
Posting Komentar